Ilmu Murni
Pengantar Ilmu Kelautan
Nenek moyang bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa pelaut. Anehnya, khasanah ilmu pengetahuan di bidang kelautan masih terasa langka, padahal Indonesia termasuk negeri maritim yang terdiri dari banyak pulau dan kepulauan. Naif rasanya bila banyak orang kurang memahami tentang laut yang merupakan "halaman rumah" sendiri. Di kalangan masyarakat, orientasi darat masih terasa lebih kental daripada orientasi bahari. Hal ini mengakibatkan seringnya terjadi pencurian ikan oleh kapal-kapal asing, penangkapan ikan dengan sistem peledak, perusakan wilayah pantai dengan dalih komersialisasi (misalnya over eksploitasi terhadap pasir pantai, pencungkilan karang, atau penebangan hutan mangrove tanpa kendali), pencemaran oleh kegiatan industri, buangan samaph yang mengotori wilayah pantai/laut. Agar lingkungan laut itdak menjadi lebih parah lagi sepantasnya makin banyak orang Indonesia memahami laut serta memanfaatkannya tanpa harus merusaknya.
| 6996/PB | 574.9 WIB p | E-Library UNPAS | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain